Head Lines News

Bendera Raksasa Dilereng Bukit Kelam Catat Sejarah Bangsa


Majalahmataborneonews.com Sintang,
Pemerintah Kabupaten Sintang bersama Forkopimda, FPIP, (Forum Peduli Ibu Pertiwi) mensukseskan pengibaran bendera Merah Putih Raksasa dilereng Bukit Kelam dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 74 pada Minggu,(18/8/2019)

Tepat pukul 15.37 wib Sang Saka Merah Putih yang berukuran 180 x 48 Meter dengan berat mencapai 500 kg berhasil dibentangkan oleh tim pendaki 45 orang. Setelah melalui proses selama 4 jam 37 menit dengan ditandai pemencetan tombol sirine oleh Bupati Sintang Jarot Winarno didampingi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Sintang,di Halaman Kantor Camat Kelam Permai pukul 11.00 wib.

 

Pembentangan sang saka merah putih raksasa ini mendapat antusias bersama dari masyarakat Sintang dengan berbondong-bondong hadir menyaksikan pengibaran tersebut.

Berangkat dari Forum Peduli Ibu Pertiwi yang menginisiasi pengibaran bendera Merah Putih raksasa di Bukit Kelam dengan melibatkan sebanyak 45 orang tim gabungan dari berbagai elemen.

Handiyadi dari Kodim 1205/ Sintang menjelaskan bahwa tim yang akan naik ke atas Bukit Kelam dan mengibarkan bendera berjumlah 45 orang.

Tim Ekspedisi ini berasal dari Yonif 642 Kapuas Sintang 10 orang, Kodim 1205/Stg 1 Orang Vertical resque Bandung 3 orang, anggota tim panjat tebing dari Malaysia 1 orang Perempuan yakni Nabila Sakip, Brimob Kalbar 2 orang, Tim Kompas UNKA 15 orang, Tim Kapuas Pendaki Sintang 4, Basarnas 2 orang, BKSDA 1 orang dan Tim Media Jurnalis 3, dan pendamping” terang Handiyadi.

Turut hadir pula, Bupati Sintang, Jarot Winarno yang memberi sambutan pada awal rangkaian kegiatan tersebut. Menurutnya ini merupakan kreasi anak bangsa dan bentuk partisipasi multi pihak yang luar biasa. Karena pembentangan bendera raksasa ini bukan perihal yang mudah.

“Sangat apresiasi dengan pembentangan bendera raksasa ini, tentunya kegiatan ini berlangsung karena kerja sama seluruh pihak dari Kodim, Korem, OPD Kabupaten Sintang, BKSDA, Mapala dan para jurnalis. Persiapannya tentu tidak mudah, apreasiasi yang tinggi untuk kita semua,” ujar Jarot kepada seluruh awak media pada sesi konfrensi pers.

Menurutnya, aksi tersebut juga untuk menambah rasa kecintaan kepada Indonesia, terutama rasa patriotisme dan rasa cinta tanah air.

“Tentunya apresiasi terus kita berikan kepada semua pihak dan yang jelas, Pemkab Sintang mendukung sepenuhnya. Pengibaran di Bukit Kelam ini kita tujukan untuk Indonesia ,” tegas Jarot.

Ketua Panitia Pelaksana Pembentangan Bendera Merah Putih, Jeffray Edward seuasi memberikan pidato kepada masyarakat mengatakan bahwa apresiasi masyarakat sangat tinggi.

“Semoga proses ini berjalan dengan baik dan lancar, terutama para pendaki. Kita harap destinasi ini terus dilaksanakan, agar bisa menjadi kebanggaan untuk masyarakat Kabupaten Sintang,” papar Jeffray.

Oleh sebab itu, ia juga menyampaikan terima kasih untuk semua yang terlibat dalam pelaksanaan ini. Karena seluruh masyarakat memenuhi kantor camat Sungai kelam untuk melihat langsung prosesi pembentangan bendera raksasa ini.

“Pembentangan ini, kita harapkan mampu menyemarakkan Kabupaten Sintang bahwa dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ini kita berkontribusi yang besar dalam menjunjung rasa patriotisme kita kepada Bangsa Indonesia dan rasa cinta pada tanah air,” tutupnya.

Meski Bendera telah penuh dibentangkan pukul 15.37 wib namun tim pendaki masih kurang puas sehingga disempurnakan kembali tepat pukul 17.00 wib .(sus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *