Kabar Daerah

Martin : Damkar Usia 1 Abad Tetap Emban Tugas Meski Banyak Keterbatasan


Majalahmataborneonews.com Sintang,-
PANTANG PULANG SEBELUM PADAM,WALAUPUN NYAWA TARUHANYA,demikian semboyan Pemadam Kebakaran. Kali ini lembaga tersebut telah tumbuh dewasa diusianya ke 100 tepatnya di Jumat,(1/3/2019).

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Sintang ,Martin Nandung menyatakan Tema Hut Damkar yang ke 100 ,Satpol PP yang ke57 dan Satlinmas ke 69 tahun 2019 adalah peningkatan Ketenteraman, Ketertiban Umum (trantibum), dan Perlindungan Masyarakat (linmas).

“kami memiliki beberapa bidang sesuai dengan tupoksi terfokus pada Trantibum Linmas , optimalisasi peran pemadam kebakaran, Satpol PP dan Linmas guna menyukseskan pemilu serentak tahun 2019.”ucapnya.

Kemudian lanjut mantan Kepala BPBD Sintang ini,khusus damar diusianya100 tahun ini pihaknya berharap untuk lebih mampu mengemban tugas dan amanah meskipun banyak keterbatasan.


“Khusus untuk Damkar diusianya ke 100 ini ,kami berharap lebih mampu mengemban tugas dan amanah walau dengan berbagai keterbatasan dan tidak hanya fokus pada pemadaman tetapi lebih memprioritaskan tugas tugas pencegahan dan penyelamatan jiwa dan harta benda dengan demikian Damkar tak hanya hadir pada saat kebakaran namun Damkar wajib hadir dan membantu masyarakat yang memerlukan pertolongan bukan hanya saat kebakaran namun pada saat bencana, kecelakaan atau gangguan atau apapun keperluan masyarakat sepanjang kami bisa dan mampu kami berusaha membantu,”tegasnya.

Dengan demikian Damkar tidak hanya menjaga pos dan menunggu panggilan kebakaran namun lebih proaktif melayani masyarakat.

Kasi Damkar Yudius berharap diusia ke 100 ini Damkar semakin dewasa dalam berkarya maju dalam berilmu mandiri menjadi Badan Nasional Pemadam Kebakaran Republik Indonesia.

” Semoga di usia satu abad Damkar Indonesia semakin dewasa dalam bekarya, maju dalam ilmu, mandiri dan semoga bisa berdiri menjadi Badan Nasional Pemadam Kebakaran Republik Indonesia. Jaya…Jaya.. Jaya.. Pantang Pulang sebelum Api Padam walaupun nyawa taruhannya..Yudha Brama Jaya..”pungkasnya.(susi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *