Kabar Daerah

Setelah Belasan Tahun Mangkrak Kini Pasar Melati Mulai Difungsikan Kembali


Majalahmataborneonews.com Sintang,-
Antusias Pedagang yang menempati Pasar Sayur Melati yang terletak di tengah pemukiman komplek Cipta Mandiri II,Kelurahan Sengkuang Km 5 Sintang sangat luar biasa untuk menghidupkan kembali pasar yang notabene sudah belasan tahun nganggur tersebut.

Salah satu pedagang Daging Ayam yang menempati pasar tersebut yakni Paridi berharap kepada pemerintah setempat bersama pihak terkait ,untuk dapat meresmikan pasar Melati kembali dengan mengundang masyarakat sekitar. agar masyarakat tahu bahwa pasar tersebut sudah aktiv kembali.

“Jualan masih sepi mbak,belum banyak pembeli ,kami berharap kepada pemerintah melalui intansi terkait untuk dapat meresmikan kembali agar masyarakat tahu pasar kita ini sudah kita tempati,”pintanya.

Keluhan pedagang lainya Udin pedagang kopi berharap pemerintah untuk menyurati para pedagang yang sudah memiliki lapak tetapi tidak digunakan dengan baik sementara masih banyak pedagang yang benar mau berjualan tetapi tidak mendapatkan tempat.

“Lapak ini sudah penuh ,sudah ada yang punya tapi tidak juga untuk jualan kasihan yang pingin jualan tapi tidak dapat tempat ,kami harap dinas terkait Disperindagkop dan UKM agar menyurati mereka untuk menempatinya supaya ramai pasarnya sehingga banyak pengunjungnya.”ujarnya.

Hal senada dikatakan Azis yang juga pedagang sayur setempat bahwa dia berkeinginan untuk membentuk pengurus pasar,nantinya pengurus pasar tersebut dapat membuat perencanaan untuk memajukan pasar.

“Saya ingin membentuk pengurus pasar di mana nanti pengurus pasar ini dapat membuat perencanaan kedepan untuk memajukan pasar, pertama keinginan kawan-kawan sih ada peresmian ulang,setidaknya ada acara hiburan,agar masyarakat tau bahwa pasar sayur ini telah di buka kembali.”bebernya.

Dia menilai pembukaan pasar sayur tersebut terlalu tergesa -gesa akses jalan dari arah BTN belum memadai,drainase pembuangan tidak ada,tempat sampah juga belum di siap kan,halaman pasar masih becek sehingga pembelipun enggan untuk singgah.

” Intinya saya akan kumpul kan teman-teman pedagang untuk membuat kepengurusan pasar ( ingin pasar hidup/maju kembali-red ) sampai sekarang saya masih mencoba merangkul teman-teman pedagang.”pungkasnya.(susi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *