Kabar Daerah

Ngedar Sabu Ketua RW Dibekuk Polisi


Majalahmataborneonews.com Sintang,-
Berbekal laporan dari masyarakat akhirnya Sat Res Narkoba Polres Sintang berhasil membekuk satu orang terduga tindak pidana pemilik dan pengedar narkoba,terduga digrebek polisi diwarung miliknya Dusun Senirak Desa Merarai I Kecamatan Sungai Tebelian Kabupaten Sintang.pada Jumat tanggal 01 Pebruari 2019 sekira pkl. 16.45 Wib.

Kasat Res Narkoba Polres Sintang Iptu Aris Setiawan melalui Paur Subag Humas Polres Sintang Ipda Baryono dalam kronologis singkatnya menyatakan bahwa tersangka S (44) selain sopir keseharianya juga ketua RW setempat dan sudah meresahkan masyarakat.

“Berbekal laporan dari masyarakat Pada Jumat ,(1/2/ 2019) sekira pukul. 16.45 Wib, petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Sintang dipimpin oleh Kasat resnarkoba telah melakukan penangkapan terhadap terlapor S Alias S Bin S di warung miliknya yang terletak di Dusun Senirak Desa Merarai I Kecamatan Sungai Tebelian Kabupaten Sintang,”ungkapnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan petugas lanjut Baryono, bahwa terlapor tersebut adalah pengedar narkotika jenis shabu yang sudah meresahkan masyarakat sekitarnya. Saat ditangkap, petugas menanyakan kepada terlapor apakah ada memiliki atau menyimpan narkotika, namun terlapor tersebut berkelit dengan mengatakan bahwa dia tidak ada memiliki atau menyimpan narkotika jenis apapun, bahkan terlapor berdalih pastinya dia telah kena fitnah orang lain yang iri kepadanya.

“Saat ditanya petugas S ini berkelit dan berdalih itu hanya fitnah dari orang yang iri terhadap dirinya bahkan dia mengaku tak memiliki barang narkoba jenis apapun,”bebernya.

Pun demikian petugas tak mau dikelabuhi tersangka,dengan disaksikan Kadus petugas mencoba menggeledah kamar di warung terlapor alhasil ditemukan barang-barang berupa: 1 kantong plastik berisi kristal putih diduga narkotika jenis shabu, 2 bungkus klip plastik kosong, 1 buah sendok shabu dari pipet runcing, 2 buah korek api gas, 1 buah pipa kaca, 3 gulung kecil alumunium foil, Uang tunai Rp 4.200.000,2 unit handphone , Akhirnya terlapor mengakui kepada petugas bahwa seluruh barang-barang tersebut adalah miliknya sendiri. Saat diminta untuk menunjukkan legalitas narkotika jenis shabu yang dimilikinya, tersangka mengaku dia tidak memiliki bukti legalitas apapun. Selanjutnya tersangka dibawa ke Polres Sintang beserta barang bukti untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Atas perbuatanya S diganjar Pasal 114 dan atau pasal 112 UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.(susi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *