Kabar Daerah

Pemilu 2019 – Bawaslu Sintang Rekrut Pengawas TPS

Majalahmataborneonews.com
Sintang,-
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sintang akan merekrut pengawas TPS untuk pengawasan Pemilu 2019 di 17 April mendatang.
Hal ini disampaikan Koordinator Divisi Organisasi dan SDM , Bawaslu Sintang , Dian Astina , Jumat (1/2/2019).

Menurut Dian Astina, ‎Bawaslu Sintang akan melakukan perekrutan pengawas TPS untuk melakukan pengawasan pemilu tahun 2019.

“Kita dalam waktu dekat akan merekrut pengawas TPS. Tugas pengawas ini untuk mengawas jalannya pemilu di TPS,” kata wanita yang akrab disapa Dian.

Untuk waktu perekrutan, ia mengatakan, perekrutan diawali dengan sosialisasi terlebih dulu,dan sudah berjalan mulai Januari 28-3 Februari mendatang.

“Untuk perekrutan kita sudah lakukan sosialisasi mulai 28 Januari hingga 3 Februari mendatang dan ini sudah berjalan sesuai dengan juknis.”ujarnya.

Selanjutnya pada 4 Februari hingga 10 Februari pihaknya akan melakukan pengumuman baik itu melalui media massa maupun ditempelkan berkas kelengkapan administrasi Serta wawancara.

“Sebelum pengumuman penerimaan, penyerahan berkas administrasi harus sudah diserahkan ke kami ,agar kami bisa meneliti lagi kelengkapan berkas administrasinya langsung wawancara saat itu juga ,”bebernya.

Untuk perpanjangan masa pendaftaran,lanjut Dian pada 22-24 Februari apabila didesa tidak ada yang mendaftar.

“Untuk penerimaan berkas perpanjang pendaftaran pada 25-27 Februari 2019 mendatang dan akan dilaksanakan wawancara saat itu juga,”jelasnya.

Pihaknya akan merekrut 1.414 orang menyesuaikan jumah TPS yang ada di Kabupaten Sintang.

“Jadi kita akan rekrut pengawas yang akan mengawasi di 1.414
TPS pada Pemilu 2019 di Kabupaten Sintang,” katanya.

Hal ini mengacu pada Pasal 1 ayat 23 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, Pengawas Tempat Pemungutan Suara yang selanjutnya disebut Pengawas TPS adalah petugas yang dibentuk oleh Panwaslu Kecamatan untuk membantu panwaslu Kelurahan/Desa. Sedangkan,menurut Pasal 90 ayat (2 ) UU 7/2017, Pengawas TPS dibentuk paling lambat 23 (dua puluh tiga) hari sebelum hari pemungutan suara dan dibubarkan paling lambat 7 (tujuh) hari setelah hari pemungutan suara. (susi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *