Info Kesehatan

Cek Disini! Manfaat Memakan Tempe Bagi Kesehatan

Tempe adalah makanan yang dibuat dari fermentasi terhadap biji kedelai , Tempe berpotensi untuk digunakan melawan radikal bebas, sehingga dapat menghambat proses penuaan dan mencegah terjadinya penyakit degeneratif . Selain itu tempe juga mengandung zat antibakteri penyebab diare, penurun kolestrol darah, pencegah penyakit jantung, dan lain-lain.

Komposisi gizi tempe baik kadar protein dan lemak , dan karbohidratnya tidak banyak berubah dibandingkan dengan kedelai. Namun, karena adanya enzim pencernaan yang dihasilkan oleh kapang tempe, maka protein, lemak, dan karbohidrat pada tempe menjadi lebih mudah dicerna di dalam tubuh dibandingkan yang terdapat dalam kedelai. Oleh karena itu, tempe sangat baik untuk diberikan kepada segala kelompok umur (dari bayi hingga enzim ), sehingga bisa disebut sebagai makanan semua umur.

Dibandingkan dengan kedelai, terjadi beberapa hal yang menguntungkan pada tempe. Secara kimiawi hal ini bisa dilihat dari meningkatnya kadar padatan terlarut, nitrogen terlarut, asam amino bebas, asam lemak bebas, nilai cerna, nilai efisiensi protein, serta skor proteinnya.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa zat gizi tempe lebih mudah dicerna, diserap, dan dimanfaatkan tubuh dibandingkan dengan yang ada dalam kedelai. Ini telah dibuktikan pada bayi dan anak balita penderita gizi buruk dan diare kronis.

Tempe ternyata juga bisa memberikan banyak manfaat kesehatan lain yang jarang diketahui banyak orang. Berikut adalah berbagai manfaat kesehatan tersebut.

  1. Tempe baik bagi penderita diabetes

Pakar kesehatan menyebut tempe sebagai bahan makanan yang cocok untuk dikonsumsi oleh mereka yang menderita diabetes. Sebagaimana kita ketahui, penderita diabetes tidak bisa makan sembarangan demi mencegah lonjakan kadar gula darah dalam tubuhnya. Beruntung, tempe bisa menjadi solusi makanan sehari-hari bagi mereka.

Hal ini disebabkan oleh bahan utama tempe berupa kedelai yang kaya akan serat dan isoflavon. Kandungan ini bisa membuat gula darah terjaga sekaligus mengatasi masalah resistensi insulin. Hanya saja, cara pengolahan tempe juga sebaiknya harus diperhatikan oleh penderita diabetes. Biasanya, tempe yang digoreng dan kaya kalori sebaiknya dihindari, namun tempe bisa dijadikan campuran sayur, dijus, atau bahkan dipanggang yang tentu lebih aman untuk dikonsumsi.

2. Tempe bisa menyehatkan otak

Tempe yang kaya akan kandungan mangan dan tembaga ternyata bisa membantu proses pemulihan luka dengan lebih cepat. Hal ini disebabkan oleh kemampuan kandungan ini dalam membuat kekuatan jaringan meningkat. Selain itu, kandungan ini juga bisa membuat fungsi otak semakin meningkat sehingga kita pun bisa berkonsentrasi atau bekerja dengan lebih baik.

   3. Tempe baik bagi kesehatan jantung

Kandungan antioksidan dan antiinflamasi di dalam tempe yang tinggi bisa membuat pembuluh darah terlindungi dari berbagai peradangan dan kerusakan oksidatif. Hal ini tentu akan bisa membuat kesehatan jantung semakin meningkat.

   4. Tempe baik bagi kesehatan tulang dan gigi

Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan di Kuala Lumpur, Malaysia, tempe diketahui memiliki kandungan kalsium yang sangat tinggi. Bahkan, jika kita mengonsumsi empat potong tempe saja, kita sudah mendapatkan kalsium sebanyak yang ada di dalam segelas susu sapi. Hal ini berarti, rutin makan tempe bisa membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi.

Melihat adanya berbagai fakta ini, jangan ragu lagi rajin-rajin makan tempe. Banyak manfaat sehatnya kok.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *